Friday, March 20, 2009

Brand FACEBOOK mungkin akan mati 5 tahun lagi

Umur Brand Facebook.com sebagai produk Online mungkin akan mati 5 tahun lagi (Tinjauan aspek marketing)
Tak bisa dipungkiri sekarang yang namanya Facebook sedang booming2 nya, situs yang menawarkan sebuah jejaring social ini sangat digemari masyarakat. Namun meski situs seperti ini di setting untuk multisegmented, para penggunanya kebanyakan remaja dan usia muda-matang antara 15-35 tahun. Situs yang diluncurin sama abang Mark Zuckerberg pada awal 2004 ini berani mengklaim bahwa FB telah membakukan pengguna up to 150 juta di seluruh dunia..!!, tak heran jika kita sering melihat banyak org ngotak ngatik hp lantaran buka account di FB, di mana2 bisa buka fb lewat HP, di angkotlah, di kantor lah (dengan strategi curi2 waktu saat sekiranya sedang lepas dr pengawasan atasan, atau paling tidak saat atasan lg meeting atau dinas keluar hihihi, ini yang biasanya saya lakukan :P), atau bahkan sekedar cari mantan pacar di FB, cari secret admired (Ini tidak biasa saya lakukan..penting ya?!), atau yang paling markoptop FB juga biasa digunakan ama partai2 dari amatir sampai partai besar untuk membuat Floating supporter Networking , lha Obama aja memanfaatkan jejaring Facebook buat menngulingkan Mbah Mc Cain..tul ga??..
Wah pokoknya happening bgt lah si FB, bahkan ada yang addicted, buka FB bisa 4-6 jam sehari (ini datanya g akurat Cuma saya kira2 aja hehe)
Jika kita menengok kebelakang, era situs jejaring social di Indonesia mungkin mulai booming pada era Friendster yang penetrasi produk pada 2002 dan memperoleh jaman keemasan pada tahun 2003-2004. Meski banyak situs jejaring social yang ada saat ini seperti Hi5, Flixter, Multiply…(apalagi ya?, hehe cr sendiri aja ya). Namun diantara situs2 tersebut tetap ada seorang primadonanya, jika tahun 2003-2004 sang primadona adalah Friendster (tercatat pengguna Friendster Indonesia terbesar ke tiga di Asia), sekarang digeser telak posisinya oleh FB. Friendster sepi, (kmr saja saya iseng buka friendster banyak yang “last loginya rata-rata 1 bulan, kesalahan bukan ada pada teman anda..).
Nah ngapa ya situs jejaring social di Indonesia selalu ada promadonanya selalu menjadi booming whatever siapa market leadernya. Ini saya coba analisis:

1.Karena jelas jejaring social menjadi salah satu kebutuhan manusia, apalagi yang dengan mobilitas tinggi (ingat kan salah st hierarki kebutuhan mbah maslow=social needs), selain itu kebutuhan lain kaya’ self esteem, need for achievement pun juga di convert kedlam banyak features FB.

2.FB dan dan teman2 nya menawarkan dimensi consumerisme(setiap konsumen bisa memilih produk sesuai keinginanya secara detail so makanya kita bisa merancang FB kita sendiri, baik dr segi konten, karakter, atau displaynya) sehingga setiap pengguna bisa mengekspresikan about what style I’am…kita bisa milih mau jadi fannya siapa, supporternya siapa, bikin note sampai join ke beberapa komunitas atau group yang kita bgt….!!(haduh!)

3.Demam gaol…(yah bisa dibilang Indonesia tuh banyak org 2 yang demam gaol…kalo g ad fb gak gaol..), haha katanya siapa sih, menurut saya definisi gaol gak aya begini tuh, kalo iyapun gaol semu ..(Negara panas2 tahi ayam)
Bagaimanapun , sebesar apapun, semembahana apapun….se menggolora apapun FB saat ini (lebay …), ,,pasti akan mengalami masa SURUT.!!, I think some day maybe about next 4-5 years Facebook WILL GOING TO DIE…Mati…, Wafat…kalo bahasa marketingnya FB akan mengalami declining, nah in my point of view seperti ini Maksudnya(tolong masukannya)=

1). FB termasuk sebuah produk, dan sebuah produk pasti mengalami sebuah siklus produk yup launching, growth, maturity, and DECLINING), sekarang FB sedang dalam masa growth,
…(I think..)

2) Sejarah Friendster memperlihatkan bahwa setelah mencapai puncak pada 2003-2004-2005 (range waktu yang aneh :P), finnaly kini mengalami masa jenuh dan mulai declining pada tahun 2008 berati umurnya sekitar 5 tahunan, para pemilik account lebih memilih untuk buka FB dari pada friendster, Analisisnya sih gampang yah karena banyak pesaing..sebutlah FB, atau pa kek..
Nah jika umur situs jejaring social kaya friendster sekitar 5 tahun maka bukan gak mungkin jika 5 th lagi FB sudah gak jamannya. Jika sekarang ada yang bilang “gile lu kagax punyah FB ke laot aja lu”, maka besok 5 th lagi bakal begini “sumpeh loh masih pake FB , ke kali aja lu mandi noh ma ikan..!!”..hehe
Masalahnya para pemilik account secara ideal akan mengalami fase kehidupan yang bergeser, berbeda setelah 5 tahun , dari fase PRA ADULT menjadi fase CONCERN TO MATURITY, trus fase CONCERN TO WORK, dan CONCERN IN MARRIAGE, dan finnaly CONCERN TO TOBATAN NASUHA..(lha fase trakhir kan mau mati…)..hehehe. Nah setiap fase tentu memiliki karakter community building yang berbeda meski garis merahnya semua umur membutuhkan teknologi yang terus berkembang (kecuali mbah maridjan)
Nah transisi ini akan memunculkan sebuah Imigrasi besar2 ran para konsumen dari negeri FB, sementara generasi dibawahnya tentu membutuhkan sebuah situs jejaring social yang baru, feature yang semakin advanced dalam memfasilitasi virtual community building diantara mereka. Pengguna lama meninggalkan generasi baru belum tentu bisa di raih…Nah so..FB some day is no longer worthed..gak ok lagi dah!!

3) Mungkin bisa saja FB berencana untuk terus mengembangkan feature2 nya sesuai dengan analaisis kebutuhan konsumen (consumer insight bo!), namun rencana ini harus didukung dengan besarnya dana dan dan didapat dari pendpatan yg notabene dari iklan yang pasang di FB. Padahal menurut data, You tube lebih banyak membakukan pendapatn dari iklan drpd FB (sebenarnya bukan data Cuma saya pernah baca dimana…gt hehehe)

erina